Rabu, 29 Juni 2016

Pengertian Gaya Pada Ilmu Fisika | IPA untuk Sekolah Dasar

dalam kehidupan sehari-hari, banyak dijumpai kegiatan yang berhubungan dengan gaya. Seorang tukang bakso yang sedang mendorong gerobak baksonya berarti dia sedang melakukan gaya terhadap gerobak. Pada saat yang sama, ia melihat seorang ibu yang sedang menimba air di sumur. Untuk mendapatkan air yang ada di sumur, ibu tersebut harus menarik tali yang telah dikaitkan dengan ember. Tarikan yang dilakukan oleh ibu tersebut merupakan gaya. Tahukah kamu, kegiatan-kegiatan lain yang juga berhubungan dengan gaya? untuk lebih memahami menganai gaya, perhatikan uraian berikut ini.

A. Pengertian Gaya

Di dalam ilmu pengetahuan alam, gaya sering diartikan sebagai dorongan atau tarikan. Bila kita menarik atau mendorong suatu benda, maka berarti kita memberikan gaya pada benda tersebut. Untuk melakukan suatu gaya, diperlukan tenaga. Gaya tidak dapat dilihat, tetapi pengaruhnya dapat dirasakan.

Terdapat gaya yang kuat dan juga lemah. Makin besar gaya dilakukan, makin besar pula tenaga yang diperlukan. Besar gaya dapat diukur dengan alat yang disebut dinamometer. Satuan gaya dinyatakan dalam Newton (N).

Gaya dapat memengaruhi gerak dan bentuk benda. Dorongan atau tarikan tersebut dapat menyebebkan kedudukan suatu benda berudah dari keadaan awalnya.

Dalam sains, dorongan dan tarikan ini dikenal dengan sebutan gaya.

B. Macam-macam Gaya

Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menemukan gaya dengan jenis yang berbeda satu dan yang lainnya. Gaya tarik, gaya dorong, dan gaya gesek merupakan beberapa gaya yang dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Setiap gaya yang dilakukan memerlukan tenaga. Berdasarkan sumber tenaga yang diperlukan, gaya dibedakan menjadi beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Gaya Magnet

Gaya magnet merupakan gaya yang ditimbulkan oleh tarikan atau dorongan dari magnet. Kamu tentu pernah bermain dengan magnet yang dapat menarik benda-benda yang mengandung logam. Contoh gaya magnet adalah tertariknya paku ketika didekatkan dengan magnet. Benda-benda dapat tertarik oleh magnet jika masih berada dalam medan magnet.

2. Gaya gravitasi

Buah mangga yang ada di atas pohonnya dapat jatuh ke bawah karena adanya gaya tarik dari bumi. Pada saat kamu melempar bola ke atas, bola itupun akan jatuh ke bawah. Gaya tarik bumi inilah yang dinamakan Gaya Gravitasi.

Gaya gravitasi yang terjadi pada benda-benda yang jatuh dari ketinggian. Hal ini disebabkan karena gaya gravitasi dipengaruhi oleh ukuran dan bentuk benda tersebut. Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta.

Gravitasi menyebabkan benda bergerak ke bawah. Selain itu, dengan adanya gaya gravitasi menyebabkan benda yang ada di bumi mempunyai berat.

Bumi mempunyai massa yang sangat besar sehingga menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda di sekitarnya, termasuk benda-benda yang ada di bumi. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda di sekitarnya yang ada di luar bumi, seperti meteor, satelit, dan juga bulan. Gaya tarik ini menyebabkan benda-benda luar angkasa selalu berada di tempatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar